Tron Legacy: Boring!

Hype pertama ketika clip pertama Tron keluar adalah film sci-fi dengan kejar-kejaran seru motor Tron dalam grid yang telah berevolusi. Ekspektasi awal ini sedikit terpenuhi ketika Kosinski menyajikan pertarungan itu di paruh awal film.

Namun itulah satu-satunya pertarungan seru di film ini. Sisanya kembali seperti pertarungan standar yang bisa ditemui di film manapun. Tron Legacy sama sekali tidak memanfaatkan potensi penuhnya bertarung dalam grid komputer. Film ini seolah memang diarahkan menuju antiklimaks.

Ini dia mungkin kesalahan fatal plot cerita Tron, tidak konsisten terhadap gaya filmnya sendiri.

Bukan sebagai film sci-fi, karena background yang lemah, malah menyerempet legenda dengan memunculkan manusia ISO. Program dan seluruh dunia Tron sama sekali tidak diceritakan. Dan kemudian menambahkan konflik klise tokoh villain yang hendak menguasai dunia. Membosankan.

Sebagai film drama juga lemah, Jeff Bridges muda alias Clu, sangat mendistraksi pandangan di layar karena gerakan bibirnya yang tidak normal (yeah, saya yakin ini masuk dalam lembah uncanny valley). Pertemuan Kevin Flynn dan Sam Flynn setelah dua puluh tahun tanpa ada dramatisasi apapun!! Ayah-anak ini seperti baru berpisah satu minggu lalu!!

Sebagai film adventure/ perjalanan, tidak ada karakter yang berkembang dalam filmnya, Sam Flynn bahkan seperti tidak berguna dalam dunia ini. Perannya sebagai user pertama yang masuk setelah sekian lama seharusnya bisa jadi cerita tersendiri. Atau setidaknya mampu mengacak-acak dunia yang sudah firm sekian lama.

Kisah cinta tokoh utama kita juga tidak tergali dalam dengan Quorra, dan masing-masing karakter di sini juga memiliki tujuan lemah, baik Clu yang ingin keluar, Kevin Flynn yang takut keluar, bahkan Tron sendiri yang tidak jelas sebab akibatnya sehingga bisa berpihak pada Clu.

Avatar 3D berhasil karena dia memiliki teknologi 3D dan pemanfaatan pengalaman 3D dengan spesial efek yang terbaik. Tron tahun 1982 berhasil sebagai film cult karena konsep dan penerapan efek animasi grafik 3D yang belum pernah dilihat sebelumnya. Tron Legacy tidak menawarkan apapun baik dari cerita, 3D, sci-fi atau apapun.

Satu yang saya harapkan, bangunan-bangunan dan kedalaman ruang di versi 3D nya tidak terwujud. Background Konsinski sebagai arsitek sama sekali tidak terlihat di sini, tidak ada istimewanya dunia yang disajikannya.

Dalam film Tron yang serba tanggung ini, hanya Daft Punk lah yang berhasil mengimplementasi musiknya dengan beat yang setidaknya memberi sedikit memori untuk film Tron yang gagal total.

Pos ini dipublikasikan di Artikel dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s